Langsung ke konten utama

From Hero to Zero - Peningkatan Kualitas Hidup Pejuang Lingkungan

Halo, apa kabar sahabat literasi Indonesia?

Pernah denger istilah From Hero to Zero? Kebalik ga tuh, harusnya kan From Zero to Hero? Eitsss... Tunggu dulu... Coba simak artikel singkat berikut ini!

"Peningkatan Kualitas Hidup From Hero To Zero"

        Semua orang adalah pahlawan untuk dirinya sendiri dan pahlawan yang luar biasa adalah pahlawan yang tidak hanya berjasa bagi dirinya sendiri melainkan berjasa bagi lingkungan di sekitarnya.

        Siapakah mereka? Mereka adalah pahlawan yang mempahlawankan pahlawan. Mereka adalah para pekerja yang memastikan bahwa sampah yang ada di sekitar kita tidak mengganggu aktivitas kita. Mereka yang berani terjun menghirup bau yang tidak sedap agar kita dapat hidup dengan nyaman. Pekerjaan mereka cukup sulit dan tentunya sering menimbulkan risiko bagi kesehatan mereka.

        Beberapa dari pekerja juga sering bekerja dengan upah minimum dan kondisi kerja yang buruk. Salah satu contoh kejadian kondisi kerja yang buruk yang dialami pekerja adalah meninggalnya beberapa pekerja akibat infeksi luka karena terkena tusuk sate ketika sedang mengumpulkan sampah. Walaupun ada beberapa pekerja yang masih sigap pergi mengobati luka setelah mereka terkena luka. Mereka yang belum sigap atau enggan mengobati luka biasanya karena mereka merasa berat untuk mengeluarkan biaya pengobatan. Sedangkan mereka kurang mendapatkan bantuan dari pihak terkait untuk menjamin serta membantu biaya pengobatannya.

        Pada masa pandemi ini, penggunaan bahan sekali pakai dan sampah infeksius semakin meningkat tajam. Hal tersebut tentunya menjadi tantangan yang berat bagi para pekerja karena mereka harus berhadapan dengan sampah infeksius tersebut. Padahal, tidak semua pekerja tersebut memiliki ataupun dibekali Alat Pelindung Diri (APD) yang bisa melindungi diri mereka dari paparan/penularan virus corona.

        Lalu, apa solusi yang tepat untuk menunjang kualitas hidup petugas sampah? Zero Waste Cities (ZWC) dapat meningkatkan kualitas hidup petugas sampah. Melalui program tersebut, kita bisa mengajak masyarakat untuk memilah sampah sehingga dapat memudahkan petugas sampah untuk melakukan pengelolaan sampah tersebut. 

Selain itu, program ZWC ini dapat meningkatkan kerukunan masyarakat dan memperlihatkan pentingnya kerjasama untuk menjadikan Indonesia menjadi lebih baik. 

        Tujuan dari program ini adalah untuk mengurangi beban pengelolaan sampah di tingkat kota/kabupaten. Jika program ini diterapkan dalam skala luas dan mendapatkan dukungan dari pemerintah Kota/Kabupaten, maka dapat membantu Kota/Kabupaten dalam mencapai target pengurangan sampah yang diharapkan dapat mencapai kualitas hidup yang baik dan berkelanjutan bagi masyarakat khususnya petugas sampah.

Sumber : YPBB BDG


Nah, jadi dapat disimpulkan bahwa istilah ini adalah dari pahlawan yaitu pejuang lingkungan menjadi Zero, Zero Waste Cities, menjadi bebas sampah. Dari kita menjadi pejuang lingkungan akan menjadikan lingkungan menjadi bebas sampah.

Oh... Jadi maksud sebenarnya adalah From Hero to Zero Waste Cities ya. Iya... Untung dibaca sampai habis, jadinya ga salah paham, kan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PKN : Gotong Royong Dalam Masyarakat Indonesia - Istilah Gotong Royong di Berbagai Daerah

Gotong royong dalam Masyarakat Indonesia A. Pengertian dan Asal usul Gotong Royong Gotong royong berasal dari kata 'gotong' yang berarti bersama-sama, membawa/menyelesaikan sesuatu yang berat. Royong yang berarti membagi hasil kerja secara adil sesuai dengan besarnya sumbangan/andil yang diberikan. Andil (berasal dari bahasa Belanda) = sero, saham, partisipasi. Jadi, gotong royong adalah saling membantu/melaksanakan pekerjaan bersama-sama menurut batas kemampuan masing-masing, secara sukarela dan tanpa pamrih. Gotong royong merupakan ciri khas kepribadian bangsa Indonesia, sehingga istilah gotong royong dikenal diseluruh wilayah Indonesia. B. Istilah-istilah Gotong royong Istilah gotong royong di Aceh yaitu "Alang Tulung" Istilah gotong royong di Batak yaitu "Marsiada Pari" Istilah gotong royong di Bali yaitu "Subak" Istilah gotong royong di Ambon atau Maluku yaitu "Mapalus" Istilah gotong royong di Makkasar atau Bugis yait...

Sinopsis The Last Movie Naruto Shippuden : Naruto Shippuden Movie 7

Sinopsis The Last Naruto Shippuden : Naruto Shippuden The Movie 7 Halo Navers! Apa kabar? Kali ini saya akan membagikan sinopsis The Last Naruto Shippuden. The Last Naruto Shippuden ini merupakan Movie Naruto Shippuden yang ke-7, bisa dibilang movie ini adalah movie terakhir dari anime Naruto Shippuden.  Dua tahun  setelah peristiwa  Perang Dunia Shinobi Keempat ,  bulan  mulai jatuh ke Bumi. Dengan bulan sekarang seperti meteor yang akan menghancurkan segala sesuatu yang akan berdampak buruk,  Naruto  harus berurusan dengan ancaman baru ini. Sementara itu,  Toneri Ōtsutsuki , keturunan  Hamura Ōtsutsuki  bertekad untuk melanjutkan warisan  leluhurnya , dia muncul dan menculik  Hanabi Hyuuga  setelah gagal merebut  Hinata. Hinata  juga gagal untuk memberikan Naruto hadiah cinta pribadi syal merah yang dia rajut sendiri untuk mengenang salah satu syal yang Naruto gunakan saat di  Akademi  di Fe...

Mengenal Puisi Kontemporer

  Assalamualaikum,  teman-teman...  Saya akan membagikan sekilas tentang Puisi Kontemporer. semoga bermanfaat ya. Selamat membaca! Puisi Kontemporer Kata  kontemporer  secara umum bermakna masa kini sesuai dengan perkembangan zaman atau selalu menyesuaikan dengan perkembangan keadaan zaman. Puisi kontemporer dapat diartikan sebagai puisi yang lahir dalam kurun waktu terakhir. Puisi kontemporer berusaha lari dari ikatan konvensional puisi itu sendiri. Puisi kontemporer seringkali memakai kata-kata yang kurang memperhatikan santun bahasa, memakai kata-kata yang makin kasar, ejekan, dan lain-lain. Tokoh-tokoh puisi kontemporer di Indonesia saat ini, yaitu : Ibrahim Sattah , Hai Ti Sutardji Calzoum Bachri,  O ,  Amuk , dan  O Amuk Kapak Hamid Jabbar,  Wajah Kita Puisi kontemporer dibedakan menjadi 3 yaitu :  Puisi Mantra adalah puisi yang mengambil sifat-sifat mantra.  Sutardji Calzoum Bachri adalah orang yang pertama memperke...