Langsung ke konten utama

Fisika : Selangkah Lebih Dekat dengan Cahaya - Mengenal Sifat-sifat Cahaya


Fisika : Selangkah Lebih Dekat dengan Cahaya - Mengenal Sifat-sifat Cahaya

Saya akan membahas secara singkat tentang cahaya dan alat optik. Simak ya!

Cahaya

A. Perambatan Cahaya

Benda-benda yang dapat mengeluarkan cahaya sendiri disebut sumber cahaya. Sumber cahaya antara lain adalah matahari, lilin, dan lampu.

Mengapa bumi menjadi gelap ketika gerhana matahari? Jika ingin mengetahuinya, kita harus mengetahui sifat-sifat cahaya.
Sifat-sifat cahaya :
  • Cahaya akan merambat lurus dalam medium yang sama
  • Jika menyentuh dinding atau penghalang, cahaya dapat dipantulkan
  • Dapat dibiaskan jika cepat rambat dan panjang gelombang berubah
  • Dapat berpapasan tanpa memengaruhi kecepatannya
  • Dapat berpadu atau berinterferensi
  • Dapat dilenturkan jika melalui celah sempit
  • Dapat ditangkap/dilihat oleh mata karena sifatnya sebagai gelombang
  • Dapat merambat pada ruang hampa dengan kec. 3 × 100.000.000 m/s
  • Memiliki sifat dualisme yaitu sebagai gelombang elektromagnetik dan sebagai materi (partikel)
  • Berenergi
  • Cepat rambat di ruang hampa 3 × 100.000.000 m/s

Cahaya Merambat Lurus

Ø  Sebagian besar cahaya diteruskan jika melalui kaca bening
Ø  Apabila sumber cahaya kecil, akan terbentuk bayang-bayang inti yang disebut umbra
Ø  Berkas cahaya menyebar disebut divergen. Contoh cahaya lampu
Ø  Berkas cahaya mengumpul disebut konvergen. Contoh berkas cahaya yang dilewatkan pada lensa positif
Ø  Berkas cahaya sejajar. Contoh lampu senter

Manfaat Bayang-bayang

Terjadinya bayang-bayang benda akibat cahaya mengenai benda tidak tembus cahaya. Bayang-bayang digunakan untuk petunjuk waktu dan membuat jam matahari atau jam surya. Orang mesir kuno menggunakan sebuah tugu batu yang disebut obeliks sebagai jam. Mereka mengetahui waktu dengan mengamati bayangan obeliks selama matahari bersinar.

B. Pemantulan Cahaya

Jenis pemantulan cahaya :
  1. Pemantulan baur (difus) terjadi apabila seberkas cahaya mengenai permukaan bidang pantul yang tidak rata.Contoh : tanah, tembok, batu, dan kayu.
  2. Pemantulan teratur terjadi apabila seberkas cahaya mengenai permukaan bidang pantul yang rata, licin, dan mengkilap. Contoh : kaca cermin, lantaI.
Hukum pemantulan
a. Sinar datang, garis normal, dan sinar pantul terletak pada sebuah bidang datar.
b. Besar sudut datang = besar sudut pantul

C. Pembiasan Cahaya (Refraksi)

Pembiasan cahaya adalah peristiwa perubahan atau pembelokan arah rambatan cahaya. Pembiasan cahaya (refraksi) terjadi apabila cahaya merambat pada medium yang memiliki kerapatan yang berbeda dan sinar datang yang tidak lurus. Pembiasan cahaya terjadi karena cahaya mengalami perubahan cepat rambat dan panjang gelombang.

D. Penguraian Cahaya (Dispersi)

Penguraian cahaya adalah peristiwa terurainya berkas cahaya putih menjadi warna-warna pokok, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
Deretan warna pokok hasil dispersi disebut spektrum warna. Warna hasil dispersi disebut warna spektra.
Sinar yang dapat diuraikan menjadi beberapa warna cahaya disebut sinar polikromatik, contoh cahaya putih. Sebaliknya, Sinar yang tidak dapat diuraikan menjadi beberapa warna cahaya lain disebut sinar monokromatik.

Peristiwa Dispersi di Alam

  • Pelangi
Terjadi karena sinar matahari mengalami dispersi ketika melewati titik-titik air hujan.
  • Halo
Adalah lingkaran putih atau berwarna yang mengelilingi bulan atau matahari. Halo berwarna putih terjadi apabila cahaya bulan atau matahari mengenai titik-titik air yang berbentuk butiran es. Apabila butiran es dikenai cahaya matahari atau bulan, cahaya akan mengalami pembiasan. Akibatnya cahaya putih mengalami dispersi sehingga terbentuk halo berwarna.

Pencampuran Warna

  • Warna primer
Adalah pencampuran atau penggabungan 2 warna spektra yang berdekatan. Warna primer ada 3 yaitu merah menyala, hijau menyala, dan biru menyala.
  • Warna sekunder
Adalah pencampuran atau penggabungan 2 warna primer. Warna sekunder ada 3 yaitu kuning menyala, megenta, dan sian.

  • Warna komplementer
Adalah percampuran antara warna primer dan warna sekunder yang menghasilkan warna putih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi Kebumian dan Geografi - Tekanan Udara dan Angin

Tekanan Udara dan Angin Tekanan Udara (TU) Pengertian Tekanan Udara Tekanan Udara (TU) adalah tekanan yang diberikan udara karena beratnya pada tiap 1 cm kuadrat bidang mendatar dari permukaan bumi.  Karakteristik Tekanan Udara Tekanan udara diukur dalam milibar tekanan baku pada permukaan laut dengan Barometer air raksa atau Barometer aneroid. (1 atm = 760 mm Hg = 1.013,25 mb).  Tekanan udara paling besar di permukaan laut, semakin ke atas makin menurun, udara makin tipis.   Tekanan udara turun 1/30 kali setiap naik 300 m pada atmosfer bawah   (= turun 1 mm Hg tiap naik 11 m).  Faktor yg mempengaruhi sebaran tekanan udara sama dengan faktor yang mempengaruhi suhu. Pengaruh Lintang Bumi > Tekanan udara rendah sepanjang lingkaran equator disebut/dinamakan doldrum > Tekanan udara tinggi sepanjang lintang 25-35 derajat dinamakan sub tropical high > Tekanan udara rendah sepanjang lintang 60-70 derajat dinamakan sub polar low > Tekanan udara...

PKN : Gotong Royong Dalam Masyarakat Indonesia - Istilah Gotong Royong di Berbagai Daerah

Gotong royong dalam Masyarakat Indonesia A. Pengertian dan Asal usul Gotong Royong Gotong royong berasal dari kata 'gotong' yang berarti bersama-sama, membawa/menyelesaikan sesuatu yang berat. Royong yang berarti membagi hasil kerja secara adil sesuai dengan besarnya sumbangan/andil yang diberikan. Andil (berasal dari bahasa Belanda) = sero, saham, partisipasi. Jadi, gotong royong adalah saling membantu/melaksanakan pekerjaan bersama-sama menurut batas kemampuan masing-masing, secara sukarela dan tanpa pamrih. Gotong royong merupakan ciri khas kepribadian bangsa Indonesia, sehingga istilah gotong royong dikenal diseluruh wilayah Indonesia. B. Istilah-istilah Gotong royong Istilah gotong royong di Aceh yaitu "Alang Tulung" Istilah gotong royong di Batak yaitu "Marsiada Pari" Istilah gotong royong di Bali yaitu "Subak" Istilah gotong royong di Ambon atau Maluku yaitu "Mapalus" Istilah gotong royong di Makkasar atau Bugis yait...

Contoh Teks Biografi - Anggun Cipta Sasmi

Contoh Teks Biografi Anggun Cipta Sasmi Anggun Cipta Sasmi            Anggun Cipta Sasmi adalah seorang penyanyi internasional berkebangsaan Prancis. Dia lahir di Jakarta, Indonesia pada tanggal 29 April 1974. Hingga saat ini dia masih satu-satunya penyanyi yang berhasil menaklukan pasar musik internasional.           Anggun memulai karier internasionalnya pada usia 19 tahun pada tahun 1994. Dia menjual perusahaan rekamannya dan meninggalkan segala popularitas yang dimilikinya di Indonesia. Kemudian, dia menetap di London selama setahun. Selanjutnya, dia berpindah ke Belanda. Di perjalanan menuju Belanda, dia singgah di Paris, Prancis. Lalu dia menetap dan memulai kariernya di Prancis.           Pada tahun 1996, Anggun bertemu dengan Erick Benzi, seorang produser besar Prancis. Benzi terpikat oleh kemampuan vokal Anggun dan menawarkaannya rekaman album ...