Langsung ke konten utama

Frasa - Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenis-jenis Frasa

Frasa
 1. Pengertian Frasa
Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat non-predikatif maksudnya di antara kedua kata itu tidak ada yang berkedudukan sebagai predikat dan hanya memiliki satu makna gramatikal.
Contoh: Bolaku, Dilemari

 2. Ciri- Ciri Frasa
  • Terbentuk atas dua kata atau lebih dalam pembentukannya.
  • Menduduki fungsi gramatikal dalam kalimat.
  • Mengandung satu kesatuan makna gramatikal.
  • Bersifat Non-predikatif.
3. Jenis-jenis Frasa
Frasa Nomina 
adalah kelompok kata benda yang dibentuk dengan memperluas sebuah kata benda. Frasa nominal dapat dibedakan lagi menjadi 3 jenis yaitu :
1. Frasa Nomina Modifikatif 
2. Frasa Nomina Koordinatif (tidak saling menerangkan)
3. Frasa Nomina Apositif

Frasa Verbal 
adalah kelompok kata yang terbentuk dari kata kata kerja. Kelompok kata ini terbagi menjadi 3 macam, yaitu :
1. Frasa Verbal Modifikatif (pewatas), terdiri atas pewatas belakang, 
2. Frasa Verbal Koordinatif adalah 2 verba yang digabungkan menjadi satu dengan adanya penambahan kata hubung 'dan' atau 'atau', 
3. Frasa Verbal Apositif yaitu sebagai keterangan yang ditambahkan atau diselipkan. 

Frasa ajektifa 
adalah kelompok kata yang dibentuk oleh kata sifat atau keadaan sebagai inti (diterangkan) dengan menambahkan kata lain yang berfungsi menerangkan. Kelompok ini terbagi menjadi 3 macam, yaitu :
1. Frasa Adjektifa Modifikatif (membatasi)
2. Frasa Adjektifa Koordinatif (menggabungkan)
3. Frasa Adjektifa Apositif.

Frasa Adverbial 
adalah kelompok kata yang dibentuk dengan keterangan kata sifat. Frasa ini ada 3 jenis yaitu :
1. Modifikatif
2. Koordinatif
3. Apositif

Frasa Numeralia 
adalah kelompok kata yang dibentuk dengan kata bilangan. Frasa ini terdiri atas :
1. Modifikatif
2. Koordinatif

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PKN : Gotong Royong Dalam Masyarakat Indonesia - Istilah Gotong Royong di Berbagai Daerah

Gotong royong dalam Masyarakat Indonesia A. Pengertian dan Asal usul Gotong Royong Gotong royong berasal dari kata 'gotong' yang berarti bersama-sama, membawa/menyelesaikan sesuatu yang berat. Royong yang berarti membagi hasil kerja secara adil sesuai dengan besarnya sumbangan/andil yang diberikan. Andil (berasal dari bahasa Belanda) = sero, saham, partisipasi. Jadi, gotong royong adalah saling membantu/melaksanakan pekerjaan bersama-sama menurut batas kemampuan masing-masing, secara sukarela dan tanpa pamrih. Gotong royong merupakan ciri khas kepribadian bangsa Indonesia, sehingga istilah gotong royong dikenal diseluruh wilayah Indonesia. B. Istilah-istilah Gotong royong Istilah gotong royong di Aceh yaitu "Alang Tulung" Istilah gotong royong di Batak yaitu "Marsiada Pari" Istilah gotong royong di Bali yaitu "Subak" Istilah gotong royong di Ambon atau Maluku yaitu "Mapalus" Istilah gotong royong di Makkasar atau Bugis yait...

Durian dan Manfaat Durian Bagi Kesehatan

Manfaat Durian Bagi Kesehatan Durian   adalah nama   tumbuhan   tropis   yang berasal dari wilayah   Asia Tenggara , sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai   duri . Sebutan populernya adalah "raja dari segala buah" ( King of Fruit ).  Tumbuhan durian bukanlah spesies tunggal tetapi sekelompok tumbuhan dari marga  Durio .   Namun, yang dimaksud dengan durian biasanya adalah  Durio zibethinus . Jenis-jenis durian lain yang dapat dimakan dan kadangkala ditemukan di pasar tempatan di  Asia Tenggara  di antaranya adalah  lai  ( D. kutejensis ),  kerantungan  ( D. oxleyanus ),  durian kura-kura  atau kekura ( D. graveolens ), serta  lahung  ( D. dulcis ). Inilah Manfaat Buah Durian / Si raja Buah : Penambah Energi agar tidak mudah lelah . Dalam 100 gram buah durian m...

Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif - Contoh Analisis Berita Demo Tolak Kenaikan BBM

Interaksi Sosial Asosiatif dan Disosiatif Berikut contoh beserta analisa-nya tentang interaksi sosial asosiatif dan disosiatif Demo Tolak Kenaikan BBM Aksi Protes dan Demonstrasi Aksi protes disebut juga unjuk rasa yang selalu terjadi dalam kehidupan manusia. Hal itu terjadi karena setiap orang memiliki pendapat dan pandangan yang mungkin berbeda. Protes dapat terjadi apabila suatu hal menimpa kepentingan individu atau kelompok secara langsung sebagai akibat dari rasa ketidakadilan akan hak yang harus diterima. Akibatnya, individu atau kelompok tersebut tidak puas dan melakukan tindakan penyelesaian. Protes merupakan aksi tanpa kekerasan yang dilakukan oleh individu atau masyarakat terhadap suatu kekuasaan. Protes dapat pula terjadi secara tidak langsung sebagai rasa solidaritas antar sesama karena kesewenang-wenangan pihak tertentu yang mengakibatkan kesengsaraan bagi orang lain. Demonstrasi, ialah protes terhadap pemegang kekuasaan tanpa melalui kekerasan. Protes di...